Hulu Riau Berpotensi Menjadi Kawasan Island Tour
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kepri, Drs Said Parman meyakini, kawasan sepanjang sungai Hulu Riau di kilometer 6 memiliki potensi island tour yang luar biasa besar.Pasalnya, dihiasi hutan mangrove yang cukup menawan, sepanjang sungai Hulu Riau juga memiliki sejumlah situs bersejarah yang cukup terkenal terutama di kalangan masyarakat Melayu yakni makam Raja Yang Dipertuan Muda Riau I dan II.
TANJUNGPINANG (Riau Online): Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kepri, Drs Said Parman meyakini, kawasan sepanjang sungai Hulu Riau di kilometer 6 memiliki potensi island tour yang luar biasa besar.Pasalnya, dihiasi hutan mangrove yang cukup menawan, sepanjang sungai Hulu Riau juga memiliki sejumlah situs bersejarah yang cukup terkenal terutama di kalangan masyarakat Melayu yakni makam Raja Yang Dipertuan Muda Riau I dan II.
""Dengan sentuhan secara profesional, kawasan sungai Hulu Riau bisa disulap menjadi sebuah island tour yang sangat elok. Namun, tentu saja keinginan untuk mewujudkan hal itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan," ujar Said di sela-sela ziarah makam di Hulu Riau.
"Dikatakan, sejauh ini pihaknya sedang mengupayakan untuk menggarap potensi-potensi yang dimiliki itu kendati masih bersifat perbaikan trehadap kondisi situs-situs yang ada. Tetapi, kedepannya Disbudpar akan mencoba merangkul investor yang ada untuk menjajaki potensi pembuatan island tour itu.
"Beberapa langkah perbaikan yang telah dilakukan antara lain, dengan membangun sarana dan prasarana menuju kawasan situs bersejarah berupa pelabuhan tambat, jalan menuju makam serta fasilitas umum lain seperti toilet. Khusus jalan menuju makam Daeng Celak, saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.
"Diharapkan, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung di tempat tersebut, dapat menggugah minat wisatawan untuk menikmati keindahan alam Hulu Riau sambil berziarah ke makam leluhur Riau.
""Disbudpar memang sedang merencanakan untuk membuat satu paket wisata bersejarah mulai dari makam Raja Haji Fisabilillah, Raja Ali Haji serta Engku Putri Pulau Penyengat hingga ke makam Daeng Marewa dan Daeng Celak di Hulu Riau. Namun, mengingat segmen pasar wisata sejarah cukup terbatas, maka kita harus mensiasatinya dengan suguhan paket lain dalam formula island tour," katanya.
"Paket island tour yang dimaksud adalah dengan meyisir sepanjang Sungai Hulu Riau dengan menggunakan mesin temple atau perahu datar yang dilengkapi dengan café mini serta tempat untuk memancing yang diyakini bisa membuang kejenuhan para pelancong yang kesehariannya berkutat dengan pekerjaan.
"Meskipun tidak mudah untuk mendapatkan investor yang tertarik dengan wacana itu, tetapi dengan ekspose yang bagus serta jaminan keamanan yang meyakinkan, maka pastilah akan ada penanam modal yang melirik keindahan kawasan Hulu Riau.(ak/bpc)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar